Post

MONITORING DAN EVALUASI LAYANAN PERPUSTAKAAN

05 Februari 2018

MONITORING DAN EVALUASI LAYANAN PERPUSTAKAAN

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi layanan perpustakaan, dilaksanakan di 14 (empat belas) kabupaten/kota yang berkaitan dengan pencanangan gerakan 1.000 titik layanan di 24 kabupaten/kota se Sulawesi Selatan, pada tanggal 17 Oktober 2016 oleh Gubernur Sulawesi Selatan Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M. Si.

Dari 14 Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan, permasalahan di layanan perpustakaan pada prinsipnya hampir sama, diantaranya :

  • Ruangan layanan perpustakaan sudah ada namun kondisi masih kurang layak dan kurang nyaman untuk dipergunakan;
  • Kurangnya sarana dan prasarana penunjang layanan perpustakaan seperti internet, OPAC, layanan anak, layanan digital, layanan audio visual, layanan disabilitas, SOP layanan dan lain-lain;
  • Terbatasnya koleksi buku bacaan; Terbatasnya pengelola layanan perpustakaan yang sesuai dengan bidangnya (pustakawan);
  • Masih kurangnya pemahaman materi mengenai perpustakaan bagi pengelola layanan perpustakaan;
  • Terbatasanya jangkauan layanan perpustakaan keliling karena terbatasnya anggaran, pengelola layanan, serta sarana dan prasara perpustakaan keliling.
  • Perubahan instansi dari kantor/badan menjadi dinas sehingga pelantikan pejabat struktural baru;
  • Masih kurangnya minat baca masyarakat, sehingga jasa layanan perpustakaan tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Permasalahan diatas perlu ditindaklanjuti dan dibenahi serta dipenuhi secara terintegrasi dengan pihak-pihak terkait dengan cara meningkatkan :

  1. Sumber Daya Manusia
  2. Anggaran
  3. Gedung/ Ruangan & Perabot
  4. Koleksi
  5. Layanan
  • Untuk mengembangkan layanan dapat dilakukan dengan promosi layanan secara periodik dan kontinyu, bersikap ramah dalam memberikan pelayanan, penataan koleksi secara baik dan sistematis, jeli melihat peluang sesuai kondisi masyarakat, memanfaatkan teknologi informasi serta bekerjasama dengan berbagai tokoh seperti penulis, pendongeng dsb.
  • Meningkatan kemampuan untuk melakukan janji pelayanan dengan segera, tepat dan memuaskan;
  • Meningkatan kesediaan untuk membantu pemustaka dan memberikan pelayanan dengan cepat.


Tags:

Comment (0)

Leave a Comment